Perkuat Keamanan Digital, Dinas Kominfo Perpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BSSN tentang Pemanfaatan Sertifikat Elektronik
DEPOK – Dalam rangka memperkuat keamanan sistem transformasi digital dan layanan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Prosesi penandatanganan ini dilakukan bersama 19 pemerintah daerah lainnya di Auditorium Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati, Kantor BSSN Sawangan, Depok, pada Rabu (8/7/2026).
Rangkaian kegiatan strategis ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 7 hingga 8 Juli 2026, dengan fokus utama pada pemantapan keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang aman, akuntabel, dan berkelanjutan di tingkat daerah.
Capaian Membanggakan Pemkab Probolinggo di Hari Pertama
Pada hari pertama pelaksanaan kegiatan (7/7/2026), agenda diawali dengan Rapat Finalisasi Desk PKS yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hukum BSSN. Dalam rapat ini, dilakukan penyesuaian akhir meliputi koreksi tekstual, visualisasi draf, hingga penetapan pejabat yang berwenang menandatangani dokumen. Satu hal yang menjadi sorotan dan kebanggaan bagi Pemkab Probolinggo terjadi pada sesi evaluasi pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE). BSSN memaparkan data registrasi, aktivasi, hingga jumlah transaksi TTE dari masing-masing daerah. Hasilnya, Pemkab Probolinggo berhasil mencatatkan persentase keaktifan penggunaan TTE mencapai angka 80% dari total pegawai yang telah melakukan aktivasi. Atas capaian positif tersebut, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembinaan untuk menyusun strategi optimalisasi dan metode peningkatan penggunaan TTE guna mendorong sisa pengguna agar segera memanfaatkan TTE secara aktif dalam administrasi pemerintahan.
Komitmen Bersama Membangun Budaya Keamanan Siber
Puncak acara pada hari kedua (8/7/2026) dibuka langsung oleh Sekretaris Utama BSSN, Bapak Soetedjo Joewono, S.E., M.M. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi kepada 20 pemerintah daerah yang hadir atas komitmen nyata dalam membangun sinergi keamanan siber bersama BSSN.
"Kolaborasi ini sejalan dengan arah kebijakan nasional untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang aman dan tepercaya, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik. Kami berharap pemerintah daerah turut membangun budaya keamanan siber sebagai bagian dari penguatan ekosistem nasional," tegas Soetedjo.

Guna memperkaya wawasan teknis para perwakilan daerah, acara dilanjutkan dengan talkshow bersama para pakar dari BSSN. Diskusi teknis tersebut membahas berbagai pilar penting, mulai dari layanan kriptografi untuk keamanan data, prosedur layanan Sertifikasi Elektronik (BSrE), urgensi layanan penghubung identitas digital, hingga skema kerja sama teknis keamanan siber. Para peserta juga berkesempatan meninjau langsung booth inovasi layanan milik BSSN.
Sebagai penutup yang simbolis dan inovatif, naskah kerja sama antara BSSN dan ke-20 Pemerintah Daerah ditandatangani secara serentak secara paperless (tanpa kertas) menggunakan platform Tanda Tangan Elektronik (TTE) Tersertifikasi dari BSrE BSSN.
Melalui kerja sama ini, Diskominfo Kabupaten Probolinggo berharap ekosistem layanan publik dan tata kelola pemerintahan berbasis digital di lingkungan Pemkab Probolinggo akan semakin terjamin keamanannya, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan yang tidak hanya cepat dan inovatif, tetapi juga terlindungi dari berbagai ancaman siber.